Program PkM Teknik Geofisika ITERA Bantu Warga Jatisari Petakan Potensi Air Tanah

Pengabdian Kepada Masyarakat ini diketuai oleh Alhada Farduwin, S.T.,M.T dengan judul “Sosialisasi Lokasi Potensi Air Tanah di Desa Jatisari Berdasarkan Profil 2D Resistivitas”. Adapun anggota PkM ini yaitu Izaina Nurfitriana, S.Si.,M.Sc, Harnanti Yogaputri Hutami, S.Si., M.T, dan Erlangga Ibrahim Fattah S.Si.,M.T. Sementara asisten akademik yang terlibat yaitu Rizki Wulandari, S.T., dan turut melibatkan mahasiswa dari Program Studi Teknik Geofisika yang tengah melaksankan program Tugas Akhir (TA) 100 hari.

Ketua Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Alhada Farduwin, S.T.,M.T menyampaikan, pemetaan potensi air tanah tersebut menjadi jawaban atas permasalahan yang selama ini dialami warga, terkait variasi kedalaman air tanah dalam penentuan titik pembuatan sumur. Tingginya variasi kedalaman air tanah tersebut berdampak pada tingginya variasi estimasi anggaran pembangunan sumur. Penentuan potensi air tanah di dusun tersebut dilakukan dengan pengambilan data dengan metode geofisika resitivitas pada sebanyak 12 titik dengan bentangan setiap titik 200-300 meter.

“Kami berharap pengabdian ini mampu menghasilkan pendekatan permodelan 2 dimensi bawah permukaan akan memberikan informasi tentang variasi kedamalan air tanah di Dusun Jatisari, sehingga dapat menjadi acuan untuk melakukan pengeboran sumur oleh warga setempat,” ujar Alhada.

Sementara Kepala Dusun Jatisari Suminta menyampaikan bahwa masyarakat sangat mengapresiasi dan merasa terbantu atas program tersebut. Suminta menilai dengan diketahuinya potensi air tanah, akan menghemat anggaran biaya warga yang akan melakukan pengeboran sumur.

Selengkapnya dapat dilihat di https://www.itera.ac.id/program-pkm-teknik-geofisika-itera-bantu-warga-jatisari-petakan-potensi-air-tanah/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *